Enam ratus tahun yang lalu, seorang ahli pengobatan jenius nomor satu di benua ini, karena dikhianati oleh saudara seperjuangan dan kekasih yang paling ia cintai, akhirnya harus menanggung nestapa dan mengasingkan diri, hingga ajal menjemputnya dalam penyesalan yang mendalam. Enam ratus tahun kemudian, seorang pemuda bernama Ling Hao, bermodalkan ingatan sebagai ahli pengobatan di kehidupan lampau serta kekuatan jiwa misterius yang melawan takdir, bangkit dengan gemilang. Ia mengalahkan musuh-musuh kuat, memberantas kejahatan, dan kembali mengguncang benua, menggetarkan seluruh dunia! Para jenius dari berbagai penjuru memilih bersembunyi karena kehadirannya; para dewi mengaku takkan menikah selain dengannya; peradaban pengobatan pun berkembang pesat berkat dirinya! Para penguasa bermunculan, para raja berkumpul, para santo tampil ke permukaan, dan dunia pun bersatu dalam tarian agung. Saksikanlah bagaimana Ling Hao melangkah demi langkah menuju takhta sebagai satu-satunya ahli pengobatan suci di semesta raya. Sang Ahli Pengobatan Tanpa Tandingan, Tiada Duanya di Dunia!
“Hmm...”
Perlahan, Ling Hao membuka matanya. Yang pertama kali tertangkap pandangannya adalah langit-langit kamar yang tampak sangat usang, penuh dengan sarang laba-laba.
Ia tertegun selama setengah menit, sebelum tiba-tiba duduk tegak dengan ekspresi wajah dipenuhi keheranan dan kebingungan.
Apa yang terjadi? Bukankah aku telah mati di Gunung Kepala Dewa? Di mana ini?
Ia sulit memahami keadaannya saat ini, sebab pada detik sebelumnya, ia masih melangkah menuju kematian di Gunung Kepala Dewa—zona terlarang kehidupan—dengan hati penuh penyesalan karena kekuatan hidupnya telah habis.
Namun kini, ia terjaga dalam tubuh yang sama sekali asing.
Tiba-tiba, ingatan-ingatan asing membanjiri benaknya, diiringi rasa sakit yang mengguncang kepala, nyaris membuatnya meledak.
Untunglah jiwa Ling Hao kuat, tekadnya sekeras baja; jika orang lain yang mengalaminya, pasti sudah lama pingsan karena tak sanggup menahan rasa sakit itu.
Sambil menahan sakit, tanpa sempat menyeka keringat di wajah, Ling Hao terus menggali ingatan yang tertanam dalam tubuh barunya.
“Aku, Chen Xiaoyue, terlahir kembali? Dan... aku bereinkarnasi enam ratus tahun kemudian?”
Setelah menyadari situasinya, Ling Hao menghantam papan ranjang dengan keras, matanya menyala-nyala penuh dendam, seolah bara api membakar di dalamnya.
Enam ratus tahun silam, Chen Xiaoyue, seorang perwira muda dari Pasukan Dewa dan Hantu serta ahli pengobatan muda paling bersinar di seluruh benua, telah menarik perhatian dunia. Bahkan, ada yang meramalkan bahwa ia akan menjadi tokoh utama