Bab Seratus Empat Belas: Menempa Wajan Penggorengan
Selanjutnya, Wang Zhen mulai memilih-milih barang di dalam cincin penyimpanannya. Ia memisahkan benda-benda yang dirasa berguna, sementara bahan-bahan langka atau yang tidak ia perlukan dibiarkan begitu saja.
Dalam waktu singkat, ia telah mengumpulkan ratusan jenis bahan pembuat senjata. Sebagian besar adalah bahan umum yang ia pilih untuk berlatih. Merasa cukup, ia pun menarik kesadarannya dari dalam cincin. Setelah segel kesadarannya ditarik kembali, ia memasukkan cincin itu ke dalam kotak giok. Begitu Wang Zhen melangkah mundur, kotak giok itu menghilang tanpa suara ke dalam meja batu, dan semua meja batu kembali ke wujud semula.
Wang Zhen memungut semua bahan yang telah ia pilih, memasukkannya ke dalam cincin penyimpanannya sendiri, lalu berjalan keluar. Dengan perlindungan kartu giok, ia berhasil meninggalkan gudang harta dengan lancar dan kembali ke pekarangan samping.
Sesampainya di sana, Wang Zhen segera bersiap untuk mulai menempa. Bahan utamanya adalah besi bintang, diikuti dengan sepotong tanduk badak. Besi bintang akan digunakan sebagai badan wajan, sedangkan tanduk badak akan digunakan untuk melapisi gagang wajan, pisau dapur, dan berbagai peralatan masak lainnya.
Setelah bahan siap, Wang Zhen duduk bersila untuk memulihkan kondisi mentalnya hingga mencapai titik optimal. Beberapa menit kemudian, dengan pikiran yang tenang, muncul segumpal api alkimia di tangannya. Ia meningkatkan aliran energi sejatinya, membuat api itu berkobar besar. Proses penempaan pun resmi dimulai!
Wang Zhen menggerakkan kesadarannya untuk membawa potongan besi bintang ke atas api. Selama beberapa menit, besi bintang itu tetap keras seperti batu, tanpa ada tanda-tanda meleleh. Namun, Wang Zhen tidak terburu-buru. Sesuai catatan dalam buku panduan bahan pembuat senjata, api alkimia biasa setidaknya membutuhkan waktu satu jam untuk melelehkan besi bintang.
Benar saja, tepat setelah satu jam, besi bintang itu meleleh menjadi cairan berwarna merah. Wang Zhen kemudian mengarahkan tanduk badak ke atas api. Berbeda dengan besi bintang, bahan ini meleleh dengan cepat dalam hitungan menit menjadi cairan putih. Ia mengendalikan kedua cairan tersebut dengan kesadarannya agar tidak bercampur terlebih dahulu.
Selanjutnya, Wang Zhen mulai merangkai segel tangan untuk membentuk formasi. Dalam sekejap, pola formasi berwarna putih yang tercipta dari energi sejati muncul di tangannya. "Pergilah!" serunya. Begitu formasi terbentuk, ia menjentikkan jarinya dan cahaya formasi itu masuk ke dalam cairan besi bintang.
Itu adalah Formasi Makro-Mikro, formasi wajib dalam pembuatan benda pusaka yang memungkinkan ukurannya berubah besar atau kecil sesuai dengan bahan yang digunakan. Setelah memasukkan formasi pertama, tangan Wang Zhen tidak berhenti. Ia mulai merangkai formasi kedua, yaitu Formasi Pengumpul Roh.
Biasanya, formasi ini tidak diperlukan dalam penempaan umum. Namun, Wang Zhen berpikir bahwa jika wajan ini bisa mengumpulkan energi roh saat memasak, maka masakan yang dihasilkan pasti akan sangat lezat. Ia pun segera merangkai formasi tersebut dan mengirimkannya ke dalam cairan besi bintang.
Tanpa jeda, ia merangkai formasi ketiga: Formasi Api Roh. Formasi ini dapat menciptakan api energi roh yang ukurannya bisa diatur. Wang Zhen sangat menyukai formasi ini karena ia pernah merasakan keefektifannya pada alat pengukus yang dibuatkan oleh Li Xue.
Setelah memasukkan tiga formasi, Wang Zhen merasakan kestabilan cairan besi bintang. Ia merasa masih sanggup memasukkan satu atau dua formasi lagi. Ia pun memutuskan untuk menambahkan formasi pelindung kecil. Alasannya sederhana: ia tidak ingin aroma masakan yang terlalu tajam saat ia memasak di alam liar menarik perhatian binatang buas.
Ia segera membangun formasi pelindung kecil dengan energi sejatinya. Jika ini terjadi sebelum ia mencapai tahap pembentukan inti emas, mungkin ia akan merasa kewalahan. Namun, kini ia telah memiliki puluhan ribu inti emas, sehingga energi yang ia gunakan untuk membangun formasi dapat segera pulih kembali.
"Pergilah!"
Setelah formasi pelindung kecil terbentuk, ia mengirimkannya ke dalam cairan besi bintang. Wang Zhen merasa cukup dengan empat formasi ini. Memasukkan terlalu banyak formasi justru berisiko membuat benda pusaka gagal terbentuk atau bahkan merusak bahan yang ada.
Setelah diputuskan, ia mulai mengendalikan cairan besi bintang dengan kesadarannya hingga membentuk wajan berukuran tiga puluh sentimeter yang berwarna hitam dengan bintik-bintik perak. Kemudian, ia membentuk cairan tanduk badak menjadi gagang berwarna putih dan memasangnya pada wajan tersebut.
"Selesai!"
Setelah segel penutup diberikan, sebuah wajan dengan gagang putih dan badan hitam berbintik perak muncul di hadapannya.
"Wah, ternyata ini benda pusaka tingkat menengah!" seru Wang Zhen terkejut saat ia mengalirkan energi sejati ke wajan tersebut.
Ia tidak menyangka penempaan pertamanya langsung menghasilkan benda pusaka tingkat menengah. Padahal, alat pengukus buatan Li Xue sebelumnya hanya berupa benda pusaka tingkat rendah.
"Apakah mungkin, seperti yang dikatakan Xue'er, aku memang terlahir untuk menjadi ahli penempa hebat?" gumamnya teringat ucapan Li Xue saat ia berhasil membuat rumah bata dari tanah biasa dengan ide kreatifnya: "Kakak Zhen, bakat menempamu sungguh luar biasa. Suatu hari nanti, kau pasti akan menjadi ahli penempa yang terkenal."